POST SANTA, SURGA BUAT PECINTA BUKU DI PASAR SANTA

April 22, 2017

POST-SANTA-TOKO-BUKU-HIP-DI-PASAR-SANTA

 

Pasti pernah dengar atau berkunjung ke Pasar Santa dong? Nama Pasar Santa sempat menghiasi Instagram dan sosial media lainnya pada tahun 2014 hingga awal 2016. Perlahan, nama Pasar Santa mulai berkurang di dunia digital. Ada banyak spekulasi yang bilang kenapa nama pasar ini lama-lama hilang di peredaran, di antaranya karena macet dan ruangan yang panas.

 

 

Meski pun begitu, Post Santa yang didirikan sejak 2014 oleh sepasang suami istri Teddy Kusuma dan Maesy Angelina dan teman mereka, Steven Ellis tetap hidup di tengah kios lain yang udah tutup. Kios buku yang berada di lantai atas Pasar Santa ini menjadi wadah alternatif bagi buku-buku berkualitas dari penerbit indie dan ruang dialog bagi para pecinta buku.

 

POST-SANTA-TOKO-BUKU-HIP-DI-PASAR-SANTA

 

Toko buku ini bahkan berani tuh nge-relaunch pada pertengahan tahun lalu. Hasilnya, mata kita akan langsung mengalami eyegasm. Dinding ruangan bata yang dicat putih, penempatan buku dan dekorasi yang minimalis membuat ruangan tampak terlihat lebih luas. Dijamin kita betah berlama-lama berada di Post Santa sambil memilih dan membaca karena buku yang ada di tempat ini, yang juga biasanya nggak disegel. Empat kipas angin juga sudah dipasang sehingga kita nggak usah khawatir kegerahan.

Waktu operasional toko buku ini pun hanya Sabtu dan Minggu pukul 15.00 – 20.00. Kita yang suka buku dan bercita-cita menjadi penulis, wajib hukumnya mampir ke Post Santa karena buku-buku yang ada di tempat ini dikurasi dengan teliti dan jarang bisa ditemui di tempat lain.

 

POST-SANTA-TOKO-BUKU-HIP-DI-PASAR-SANTA

 

Buku-buku yang ada biasanya diambil dari penerbit indie seperti Banana, Penerbit Oak, Kata Bergerak, Marjin Kiri, dan lain lain. Buku-buku lain yang juga biasanya berasal dari luar negeri merupakan hasil perburuan Teddy dan Maesy ketika traveling. Rata-rata, Post Santa hanya menyediakan 3-20 eksemplar untuk satu judul buku penerbit indie dan 1-3 eksemplar untuk satu judul buku asing.

Buku-buku baru yang dijual biasanya akan di-post dulu di Instagram untuk memberikan teaser. Kalo kita nggak buru-buru, buku-buku tersebut biasanya akan langsung menghilang dibeli oleh pengunjung lainnya. Jadi siapa cepat dia yang dapat. Harga buku lokal berkisar Rp30 ribu - Rp70 ribu. Sedangkan buku berbahasa Inggris dibandrol hingga mencapai Rp230 ribu. Lumayan bersahabat kan untuk ukuran kantong kita?

 

POST-SANTA-TOKO-BUKU-HIP-DI-PASAR-SANTA

 

Selain menjual buku, Post Santa juga merupakan rumah bagi berbagai acara kreatif seperti diskusi, bedah buku, peluncuran buku, hingga workshop menulis. Untuk jadwal acara, kita bisa follow sosial media mereka di @post_santa. Nah, daripada kita bengong pas weekend nanti, lebih baik main ke Post Santa. 

 Alamat
Pasar Santa upper floor, Jl. Cipaku 1, Kebayoran Baru
email: postpasarsanta@gmail.com

 

 

Written by Tatu Hutami (Gogirl! Apprentice)
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar