NON TOURISTIC CITY GHENT - A MEDIVAL CITY TO RIVAL PARIS

August 06, 2017

GHENT-A-MEDIVAL-CITY-TO-RIVAL-PARIS

source pict: shutterstock

 

Ghent adalah kota di Belgia yang berjarak sekitar 48 km dari Brussels, the capital city. Walau kebanyakan Turis yang dateng ke Belgia lebih memilih ke Brussel, Brugges, atau Antwerp, Lonelyplanet. com wrote “if you’re the type who prefers exploring away from the tourist hardes, funky Ghent is definitely to go.” Curious about Ghent? Nadhila Sharfina Pratiwi share her wonderful experience for us.

 

 

HOW TO GET THERE

Dari Brussels Main Railway Station, naik kereta dengan tujuan Gent St. Pieter. Setelah perjalanan kurang lebih 2 jam, kita akan tiba di stasiun kereta kota Ghent. Untuk menuju historical area, naik tram no.1 dan berhenti di Korenmarkt, right in front of the beautiful Gravensteen Castle. The view at the historical area of buildings, gothic church, old castle (yes, a real castle in the middle of the town), and scenic area, bikin kita ngerasa seperti ada di Eropa abad pertengahan. Pemerintah kota Ghent merawat plus merenovasi dengan detail supaya bangunan-bangunan disini tetep terjaga kayak aslinya, walau fungsinya udah berubah. Banyak gedung yang dipake sebagai cafe, hotel, restoran, toko ataupun rumah. Jalanan di kota Flander’s ini pun kebanyakan masih terbuat dari brick-road warna abu-abu, bukan aspal. Ke mana aja kita harus pergi?

 

GRAVENSTEEN CASTLE

 

GHENT-A-MEDIVAL-CITY-TO-RIVAL-PARIS

source pict: shutterstock

 

Terletak di tengah kota, kastil ini dibangun sekitar abad ke-12, and is a real authentic medieval castle. Cukup bayar 8 euro, kita bisa masuk ke dalam dan berkeliling kastil. Di sini, aku sempet melihat alat-alat penyiksaan yang di pake raja zaman dulu. Don’t forget to climb to the top of Castle of the Counts, pemadangan Ghent terlihat keren banget dari sini.

 

CANAL CRUISE

 

GHENT-A-MEDIVAL-CITY-TO-RIVAL-PARIS

source pict: www.visionsoftravel.org

 

Seperti Amsterdam, Ghent juga punya kanal-kanal yang bisa dilalui dengan menyewa canal tour seharga 8 euro. Datang aja ke jalan Graslei di tepi sungai Leie, kita bisa langsung pilih salah satu boat tour yang disediakan.

 

THE STREETS

 

GHENT-A-MEDIVAL-CITY-TO-RIVAL-PARIS

Korenmarkt, source pict: stad.gent

 

Jalanan di kota ini unik banget jadi sayang kalo nggak diperhatikan dengan cermat. Aku rekomen untuk sighseeing sambil jalan kaki atau naik bus. Start from the Gravensreen Castle, kita bisa lihat Groenten Markt dan nyicipin ‘cuberdon’, sweeties khas Ghent yang berbentuk piramid warna-warni dan banyak dijual pedagang kaki lima. Lalu ada ‘Frites’, french  fries berpotongan besar khas Belgia dengan berbagai macam pilihan saus. Lewat Korenmarkt, ada city centre yang cantik dengan berbagai cafe dan resto with European food menus. Di sini juga ada gereja bernuansa gothic, St. Niklassk. Meski gerejanya udah dibuka buat publik tahun 2011, tapi full renovation dari gereja ini baru akan selesai tahun 2018. Wondering where the shopping center is? Di jalan Velstraat dan Voldersstraat yang khusus untuk pedestrian, ada segala macem gerai international brand, dari The Body Shop, ZARA, H&M, Springfield, FNAC, Inno, etc. Tapi kalo nggak tertarik untuk belanja, kita masih bisa explore ke berbagai tempat kok. FYI, jangan lewatin night view of Ghent! There’s reason why this city had ‘City of Lights’ title from International City-People-Light Award in 2004.

 

EAT

 

GHENT-A-MEDIVAL-CITY-TO-RIVAL-PARIS

Godiva, source pict: www.godivachocolates.co.uk

 

Siapa yang nggak ‘meleleh’ sama Belgian Chocolate? Yup, Belgia emang terkenal dengan sweeties-nya yang berupa ice cream, chocolate, candies or waffles. Kalo mau beli cokelat untuk oleh-oleh, dateng aja ke toko cokelat Leonidas atau Godiva. Emang harganya sedikit lebih mahal dibandingkan toko cokelat home-made lainnya (15-30 euro per kg), but it’s really worth it! Kalo mau nyobain waffle ala Belgia, dateng ke Delifrance. Mereka menjual waffle polos dengan melting sugar di dalamnya seharga 4 euro. It’s so yummy! Masih belum puas ngemil? Langsung aja ke depan tram station Korenmarkt. Ada es krim Australia seharga 1,30 Euro yang dijamin bikin nagih! Nah, kalo mau makan berat yang murah meriah, datang aja ke Sint-Pietersnieuwstraat 4. Di cafetaria University of Ghent (UGhent) ini, ada big meal seharga 2-4 euro. Buat yang muslim-pun nggak perlu khawatir, karena mereka menyediakan menu ayam dan sapi yang halal. Or you can try fastfood resto; McDonald’s, Pizza Hut, etc.

 

TIPS

 

GHENT-A-MEDIVAL-CITY-TO-RIVAL-PARIS

source pict: shutterstock

 

Be prepared for the cold temperature. Karena terletak di benua eropa bagian utara yang berdekatan dengan kutub, suhu di Ghent sangat dingin! At worst, kita bisa ngerasain suhu -10 derajat celcius plus hujan angin. Jangan “tertipu” oleh title summer. Tetap bawa jaket tebal dan payung kalo perlu.

Banyak hotel bintang lima di Ghent, but as a youngster lebih baik menginap di hostel. Selain murah, kita juga bisa dapat banyak teman baru sesama turis. Pegawai di hostel pun ramah dan siap nyediain segala informasi yang dibutuhkan. Rekomen: Hostel De Draecke Hostel ini terletak lebih kurang 1 km dari Gravensteen Castle (right in the heart of the city!) dan dapet rating sebagai budget-hostel terbaik versi lonelyplanet.com

Grab the free map produced by “Use-It”. Beberapa free maps yang disediakan tempat wisata atau hostel terkadang kurang akurat. Pilih free maps yang di produksi oleh organisasi Use-It. This maps is 100% accurate and free. Di dalamnya juga tersedia a must see sights of Ghent. Map ini bisa dapatkan di hostel De Draecke.

Belgian people is very friendly, sociable and speak English fluently. Mereka akan berbaik hati nyapa turis yang terlihat tersesat dan ngasih arah yang benar tentang tujuan kita. FYI, petunjuk dalam bus, tram di kota dan kereta ke luar kota ditulis dalam bahasa Perancis dan Belanda. So, we have to listen carefully to what annoucer say, karena (untungnya) dia bicara dalam bahasa Inggris.

Normally, Ghent is not that loaded with tourist, so it’s a comfortable place to enjoy the European Medieval feel. Tapi sebelum berkunjung, perhatikan event yang akan digelar di sini. Karena beberapa festival seperti Ghent Festival terkadang bikin kota jadi ramai dan kotor. Kamu bisa browsing di: www.visitgent.be/en/ untuk tau lebih detail tentang event schedule di Ghent

Untuk yang berminat sekolah di Eropa... Ghent bisa juga jadi pilihan lho. Take a glance over Ughent. Universitas yang berusia dua abad ini tersebar di seluruh penjuru kota Ghent. Yang terdekat dengan city centre adalah Fakultas Hukum di jalan Universiteitstraat, bersebelahan dengan shopping center Volderstaat. Kita boleh kok masuk ke dalam untuk melihat keindahan bangunan fakultas ini. See the Overpousstraat, student centre road dari Ughent. Di kiri-kanan jalannya terdapat student dorm yang masih berarsitektur old vintage, medieval and classic. Such a beautiful view, dijamin bakal bikin kita pingin ngerasain hidup dan menjadi pelajar disini.

 

 

Written by Nadhila Sharfina Pratiwi, rewritten by Bunga Dwi Puspitasari
Photo Source:
Berbagai sumber
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar