TREN FOUNDATION KEMASAN DROPLET, YAY OR NAY?

April 21, 2017

TREN-FOUNDATION-KEMASAN-DROPLET

 

Tau nggak kalo foundation yang dikemas dalam botol mirip serum sedang populer? Itu lho, yang botolnya kecil terus tutupnya disertai dropper berbentuk pipet. Konon katanya foundation model begini lebih ringan teksturnya dan lebih nyaman. Ada juga yang serum infused. Kedengarannya bagus banget ya ? Karena kalo ringan berarti cocok untuk kulit remaja kita.

 

Tapi ada juga yang bilang foundation kemasan droplet coverage-nya nggak cukup untuk menutup noda-noda dan bekas jerawat di wajah. Wah, jadi kurang bagus dong? Kan nggak semua orang punya wajah mulus. Dari pada bingung, yuk cari tahu plus minus foundation kemasan droplet ini.

 

ASAL MULA

Foundation kemasan droplet booming baru-baru ini setelah Cover FX merilis Custom Cover Drops-nya yang multifungsi, kemudian beberapa waktu lalu NYX membawa Total Control Drop Foundation-nya ke pasar Indonesia. Lalu The Body Shop juga meluncurkan foundation droplet. Lalu di awal April kemarin, brand skincare The Ordinary mengunggah foto produk foundation-nya yang belum rilis di akun Instagram @deciem. Di foto tersebut terlihat si foundation disertai pipet dropper.

Kalo kita kembali ke belakang, foundation kemasan droplet ini sebenernya udah lama digunakan oleh berbagai brand ternama. Giorgio Armani misalnya, sudah menggunakan kemasan droplet untuk Maestro Fusion Foundation-nya yang diluncurkan tahun 2012 lalu. MAC juga udah lama menggunakan droplet untuk Studio Waterweight Foundation-nya yang ikonik. Selain itu ada Sephora Teint Infusion, Dior Skin Nude Air, Kevin Aucoyn Skin Fluid, dan yang lainnya.

 

KELEBIHAN FOUNDATION DROPLET

Foundation dengan pipet lazimnya punya konsistensi encer. Jadi kelebihannya pasti ringan di kulit. Beberapa merek malah disebut-sebut seperti nggak pake foundation saking ringannya. Kelebihannya yang lain adalah coverage-nya yang bisa kita tentukan sendiri. Mau sheer atau full coverage, terserah kita. Semakin banyak kita drop foundation, semakin tinggi juga coverage-nya. Meskipun tetep aja tergantung dari bagus nggaknya si foundation juga.

Foundation yang teksturnya cair juga lebih gampang dicampur dan dibaur. Jadi kita bisa mencampur beberapa warna foundation hingga pas dengan shade kulit kita. Contohnya The Body Shop Shade Adjusting Drop yang tersedia dalam 2 warna saja : Darkening dan Lightening. Keduanya bisa dicampur dengan perbandingan semau kita. 

Beberapa drop foundation juga  diperkaya dengan kandungan serum. Misalnya Bobbi Brown Intensive Skin Serum, Stila Aqua Glow Serum Foundation, serta The Ordinary Colors Serum Foundation. Ada juga drop foundation yang konsepnya multitasking alias bisa dicampur dengan berbagai beauty produtcs. Seperti Cover FX Custom Cover Drop. Foundation tersebut bisa kita gunakan bersama sunscreen atau moisturizer untuk riasan yang sangat ringan.

 

KEKURANGANNYA

Tentu aja nggak ada produk yang sempurna. Begitu juga trend foundation kemasan droplet ini. Meskipun banyak sekali kelebihannya, tetap aja ada 'tapi'-nya. Soal konsistensinya yang cair misalnya, kalo nggak hati-hati bisa menetes dan menodai baju. Soal kemasannya sendiri juga bagi sebagian orang agak ribet. Nggak praktis banget kalau dibandingkan dengan kemasan pump sehingga kurang cocok dipake saat terburu-buru. Salah-salah botolnya terguling dan isinya tumpah.

Mengenai tekstur yang super encer ini juga nggak cocok untuk semua orang. Seperti NYX Total Control Drop misalnya. Foundation drugstore itu bagus banget dipake pemilik kulit kering atau di iklim dingin. Tapi jadinya berantakan kalo dipakai kulit berminyak di daerah tropis, karena gampang melting. Foundation kemasan droplet memang kelihatan bagus. Kesannya pro dan mahal. Tapi balik lagi, sesuaikan dengan kondisi kulit dan kebutuhan kita.

 

 

Written by Virly Kumala Aluh (Gogirl! Apprentice!)
Photo Source:
Refinery29
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar