LEGO IS PLANNING ON CHANGING ITS’ MATERIAL?

August 11, 2017

LEGO-IS-PLANNING-ON-CHANGING-ITS-MATERIAL?

 

Buat kita yang masa kecilnya pernah bahagia, pasti tau mainan yang satu ini. LEGO, adalah jenis mainan toy brick yang dibikin oleh perusahaan dengan nama sama. Selama ini, kita tau kalo LEGO dibuat dari plastik yang keras, bikin kaki kita sakit banget kalo nggak sengaja step on them. Kalo sebelumnya bricks LEGO terbuat dari bahan dasar yang petroleum-based, baru-baru ini mereka ngerencanain buat mengubah bahan dasar bricks tersebut jadi plant-based. Looks like it’s about time until LEGO joins the ‘go green’ forces!

 

 

Di 2015 lalu, LEGO emang udah ngerencanain buat fully develop and implement sustainable alternatives to their current material, dan tahun 2030 jadi target goal mereka untuk hal ini. Now we can see they’re progressing towards this goal dengan mencanangkan bricks with plant-based material ini. Tapi ini tahapnya masih uji coba karena LEGO mau nyari bahan ramah lingkungan yang bisa setara, bahkan ngelebihin kuatnya bahan bricks LEGO selama ini.

Nggak main-main, di 2015 kemaren, perusahaan asal Denmark ini bahkan udah menginvestasikan 1 milyar DKK (Danish Krone; a Danish’s currency) atau sekitar Rp2,1 triliun sekaligus bikin Sustainable Materials Centre demi pencarian bahan ini. LEGO juga ternyata punya proyekan windmill yang ngebantu penggunaan energi mereka; jadi lebih ramah lingkungan karena pake tenaga angin. Dan di 2016 kemaren, LEGO berhasil produksi 75 milyar bricks yang dicetak dengan mesin berenergi angin. This indeed shows some seriousness from LEGO!

Faktanya, LEGO itu terkenal karena warnanya yang macem-macem, bentuknya, dan yang paling penting kekuatannya. Tapi kalo katanya BuzzFeed Science, its’ shine, strength, and durability come from its’ material; ABS plastic. However, ABS plastic itu terbuat dari petroleum-based resources; acrylonitrile for its’ strength and rigidity, butadiene for its’ toughness, and styrene for its’ shiny surface. Hmm…kalo bahannya diganti jadi plant-based, kira-kira bisa nyaingin kuat dan shiny-nya bricks LEGO yang lama nggak ya?

What we’re looking for is the right quality in term of clutch power – and that’s basically the ability to put the elements together and take them apart again, and it’s essential that a child should be able to do this. So the plastic has to be able to meet these essential qualities – for safety, and to ensure a good play experience for the child,” kata Manager and Corporate Brand Communications LEGO Group, Matthew Whitby kebada BuzzFeed.

Jadi, kita tunggu aja ya girls gimana bentuknya plant-based bricks bikinan LEGO nanti!

 

 

Written by Kezia Maharani Sutikno
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar