CARI TAHU SEJARAH WORLD MUSIC EVENTS

June 10, 2016

DJAKARTA WAREHOUSE PROJECT

Kita sering banget denger beberapa gelaran music festival baik di Indonesia ataupun di luar negeri. Tapi, apa aja sih sebenernya yang ngebedain music event satu dan lainnya?

 

WOODSTOCK FESTIVAL

Festival ini pertama kali diadakan tahun 1969 di sebuah farm milik Max Yasgur. Awalnya, panitia meyakinkan Max bahwa yang datang cuma sekitar 50 ribu orang. Pas hari H, ternyata penonton mencapai 450 ribu orang (padahal panitia cuma mencetak 186 ribu lembar tiket lho!). Nggak heran kalo event ini diadakan lagi di tahun 1979, 1989, 1994 dan 1999, 2009.

Kabarnya, sehari sebelum hari H pada tahun 2009, Woodstock udah bikin macet sepanjang 4 km dari lokasi. Alhasil pas hari H, panitia harus minta bantuan helikopter Angkatan Darat Amerika Serikat untuk mengangkut pasokan logistic (makanan/minuman), obat-obatan sampe artis-artis yang harus tampil!

WOODSTOCK FESTIVAL

 

GLASTONBURY

Glastonbury diadakan di atas lahan 3,6 kilometer persegi yang mampu menampung 177 ribu orang dengan lebih dari 700 pertunjukan. Selama 45 tahun penyelenggaraan, Glastonbury berprinsip buat nggak ‘tunduk’ pada cuaca yang bikin acara ini identik dengan area berlumpur. Makanya ada tradisi unik yang jadi menu wajib buat pengunjung yaitu ‘perang lumpur’.

GLASTONBURY

 

COACHELLA

Coachella bisa dibilang lebih “beradab” dan lebih hits dibanding event music lainnya. Selain musik, ada performance art juga. Kalo datang ke event ini, kita pasti bakal ketemu sama banyak banget seleb.

COACHELLA

 

LOLLAPALOOZA

Lollapalooza pertama kali diadakan tahun 1990. Beda dengan event musik lain yang berlangsung di satu tempat, Lollapalooza tadinyaberkonsep touring festival keliling Amerika Serikat dan Kanada. Tapi sejak tahun 2005, Lollapalooza hanya bertempat di Grant Park Chicago. Oh ya, tahun 2004, event ini pernah dibatalin penyelenggaraannya gara-gara pembeli tiketnya cuma sedikit.

LOLLAPALOOZA

 

BIG DAY OUT

Event ini pertama kali digelar di Sidney tahun 1992. Tahun 2001, Big Day Out memakan korban seorang cewek 16 tahun, Jessica Michalik, meninggal kekurangan oksigen pas berdesak-desakan saat moshing. Tahun 2002, panitia pake sistem D Barrier, area setengah lingkaran di depan panggung buat mencegah penonton saling dorong ke depan. Tapi di situ justru lebih parah karena semua orang rebutan mau nonton di situ.

BIG DAY OUT

 

ROCK IN RIO

Rock in Rio adalah pentas musik rock terbesar di dunia. Pertama kali diadakan di Rio de Janeiro, Brazil, tahun 1985 selama 10 hari, event ini menyedot 1,4 juta penonton! Tiga kali lipat lebih banyak daripada penonton Woodstock pertama.

ROCK IN RIO

 

JAVA JAZZ FESTIVAL

Event jazz terbesar di Indonesia ini diakui juga sebagai salah satu festival jazz terbesar di dunia dengan mengundang banyak musisi-musisi Jazz dalam dan luar negeri kelas atas, setara dengan North Sea Festival, Montreux, dan Newport Festival. Walaupun makin ke sini makin lebih banyak porsi musik pop dibanding Jazz, event ini tetep nggak pernah sepi pengunjung.

JAVA JAZZ FESTIVAL

 

DJAKARTA WAREHOUSE PROJECT

DWP yang ngumpulin artis dan musisi edm (electronic dance music) udah jadi inceran para penyuka musik ini beberapa tahun belakangan. makin ke sini malah musisi yang didatengin bener-bener kaliber internasional. tiket yang dikeluarin panitia pun biasanya udah abis dari jauh hari, dan pengunjung yang dateng nggak sedikit berasal dari luar indonesia saking niatnya ngerasain hype-nya dwp ini.

dwp

Written by Winny Witana & Indah Permata Sari
Photo Source:
2016 - www.supercell.com
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar