BIAR NGGAK KUDET, CARI TAU BEDANYA VINTAGE, RETRO DAN ANTIQUE

February 17, 2017

 THE-DIFFERENCE-BETWEEN-VINTAGE-RETRO-AND-ANTIQUE

 

Pernah penasaran tentang nilai historis suatu barang nggak? Beberapa tahun terakhir istilah antique, vintage dan retro emang jadi sering dipake, terutama vintage dan retro yang malah jadi overlapping karena definisinya yang mirip dan makin simpang siur. Sebagai fashion lover, udah suatu keharusan lho kita menguasai arti dari ketiga istilah ini. Dengan begitu, at least kita jadi ngerti asal-usul suatu trend dan ngerti perbedaan trend yang ada di tiap era. It’s a basic thing we need to know, and it’s absolutely fun to learn!

 

ANTIQUE

 

THE-DIFFERENCE-BETWEEN-VINTAGE-RETRO-AND-ANTIQUE

 

Selain untuk fashion item, istilah antique kebanyakan juga ditujuin untuk perabotan, perhiasan, art, or any decorative objects yang berumur 100 tahun atau lebih. Because it was made on earlier period, barang antik jadi keliatan eye-candy karena desainnya berbeda dengan barang-barang yang dibuat di masa kini, termasuk dalam hal pakaian. Barang antik biasanya dijual mahal karena jarang ditemuin. Semakin bagus kualitasnya, maka bakal makin mahal harganya karena perawatan yang dilakukan. Ada banyak alasan orang-orang mengoleksi barang antik ini, entah itu karena faktor aesthetic alias karena keindahannya, ataupun sebagai investasi untuk nantinya dijual dengan harga yang lebih mahal. Barang antique biasanya dijual oleh toko khusus barang antique. Tapi hati-hati ya, karena kalo kita nggak ngerti sama sekali, bisa-bisa dibohongi hehe.

  

VINTAGE

 

THE-DIFFERENCE-BETWEEN-VINTAGE-RETRO-AND-ANTIQUE

 

Sejak vintage mulai nge-trend, istilah ini jadi sering disalahkaprahin. Istilah vintage sebenarnya ditujuin untuk barang ataupun pakaian, aksesori dan sepatu yang berumur minimal 20 tahun. Jadi kalo misalnya kita liat blouse yang pernah dipake Mama waktu masih muda, which is sekitar tahun 80an, berarti blouse itu termasuk barang vintage karena udah berumur lebih dari 20 tahun. Beda banget sama blouse keluaran ZARA, Stradivarius, or any retail stores yang emang modelnya kayak vintage blouse, tapi sebenarnya itu hanyalah vintage-inspired blouse yang diproduksi di masa kini. Kebanyakan barang vintage yang dijual adalah bekas pake, tapi ada juga yang belum pernah dipake bahkan masih ada price tag-nya, hanya aja harganya pasti lebih mahal. Barang-barang vintage ini bisa kita temuin di toko-toko barang bekas kayak Pasar Senen dan Pasar Baru di Jakarta, Pasar Gedebage di Bandung, Pasar Melati dan Pasar Sambu di Medan. Bisa juga di online vintage stores kayak Ebay.com dan Etsy.com. 

 

RETRO

 

THE-DIFFERENCE-BETWEEN-VINTAGE-RETRO-AND-ANTIQUE

 

Istilah retro yang berasal dari kata retrospective atau vintage style biasanya ditujuin untuk barang yang dibuat di masa kini tapi dengan ngambil inspirasi dari era sebelumnya. Kayak vintage-inspired blouse yang dijual retail stores itu, lho. Atau sepatu boots ala tahun 60an yang kita liat banyak dipake di runway show, yang baru diproduksi di masa kini oleh designer. Retro bisa juga berarti barang yang udah nggak nge-trend lagi, tapi umurnya masih di bawah 20 tahun. Misalnya kaos band Nirvana yang diproduksi di tahun 90an punya kakak kita dulu, atau atasan lingerie top yang dulu sempat nge-trend di awal tahun 2000an. Pakaian, aksesori dan sepatu model retro ini sengaja dibikin to create the nostalgic feel, atau emang semata karena lagi nge-trend.

  

 

Written by Steffi Santa
Photo Source:
Twolittlebirdswanderwest.com, Pinterest.com
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar