THE LIFE AS ASIA'S NEXT TOP MODEL CONTESTANTS

June 09, 2016

THE LIFE AS ASIAS NEXT TOP MODEL CONTESTANTS

Buat yang ngikutin Asia’s Next Top Model cycle 4 pasti udah tau dong, siapa pemenang dari kontes tahunan ini? It’s Tawan from Thailand! Nah, di kontes pencarian model se-Asia ini pastinya ada juga perwakilan dari Indonesia, yaitu Patricia Gunawan (top 3) dan Aldilla Zahraa (top 10). Nah, beberapa waktu lalu Gogirl! beruntung karena dapet kesempatan untuk nonton bareng reality show yang diakhiri dengan babak final dari top three finalists ini. Berlokasi di ARTOTEL, Thamrin, mereka yang nonton juga dapet kesempatan untuk ketemu dan foto bareng dengan Patricia Gunawan, Aldilla Zahraa dan Kelly Tandiono, supermodel Indonesia yang menjadi model mentor di ASNTM kali ini. Mumpung dapet kesempatan ketemu dengan kedua kontestan yang udah pasti bikin bangga Indonesia ini, Gogirl! sekalian nyempetin ngobrol sedikit dengan mereka.

 

HOW THEY GOT INTO IT

Sebenarnya modeling udah hal yang nggak asing lagi buat Aldila. Sebelum ngikutin Asia’s Next Top Model (ASNTM), ia emang udah nyicipin yang namanya jadi commercial model. Ia akhirnya tertarik untuk nyoba ikutan ASNTM setelah diyakinin sama teman-teman, and she never thought that she would pass the selection. Lain halnya dengan Patricia, nih. Patricia yang emang awalnya pengen banget jadi fashion model ngaku kalo dia tipe orang yang selalumanfaatin segala kesempatan yang ada. Padahal awalnya ia sempat nggak diizinin orang tuanya untuk ikutan modeling tapi tetap nekat ikutan casting.

Aldilla Zahraa

Aldilla Zahraa

 Patricia Gunawan

Patricia Gunawan

 

THE STRUGGLE

asnmtn

Bagi Patricia dan Aldila, udah pasti ada struggle dan tantangan yang dihadapin begitu masuk jadi kontestan Asia’s Next Top Model. Mulai dari makeover, proses pemotretan yang selalu aja challenging, sampe nerima komentar dan kritik dari para juri. Belum kalo ngeliat kontestan lain yang keren-keren banget and somehow jadi bikin mereka ngerasa nervous dan sedikit intimidated. Aldila ngaku, jadi commercial model jauh berbeda dengan fashion editorial model. Fashion editorial susah untuk diajarin, apalagi ini pertama kalinya ia jadi model untuk fashion editorial yang cenderung high fashion. It’s all about how you carry yourself and it takes a lot of practice, sementara waktu yang ada di sana hanya sedikit dan kita harus secepatnya bisa belajar dan nerima kondisi yang ada if we don’t wanna lose. Apalagi Aldila yang rambutnya dibabat habis waktu sesi makeover sempat shock dan butuh waktu untuk nyadar kalo itu dia pas lagi ngaca.

Kalo untuk Patricia, sesi pemotretan yang nggak ada musik bikin ia harus cari cara untuk menjiwai dan ngebangkitin mood saat pemotretan, bahkan sampe pura-pura kalo dia lagi dengerin musik. Tinggal seatap dengan kontestan lain yang beda-beda latar belakang budaya juga pasti ada tantangannya. Tapi buat Patricia, ia lebih menganggap mereka kayak keluarga dibanding rival, “Kita semua family. And as a family, pastinya mau nggak mau harus suka. Anggap aja one day aku bakal punya suami dan anak-anak dengan karakter yang berbeda, and I have to deal with it. Same thing.”

Kritikan dari para juri juga kadang bikin mereka ngerasa intimidated, tapi balik lagi, Aldila dan Patricia tetap ngeyakinin diri mereka kalo setiap kritikan dari para juri pasti nggak ada yang ngejatuhin dan bersifat membangun, and it’s for their own good.

 

WHAT TO DO AFTER ASNTM

ASNTM

Pas ditanya apa rencana ke depannya, Aldila ngaku ia udah signed ke sebuah model agency dan bakal nerusin karirnya di dunia modeling. Untuk Patricia sendiri, setelah ngikutin ASNTM, ia akhirnya tau apa yang sebenarnya ia mau. Sekarang ia malah jadi pengen jadi MC atau presenter. She even already signed as a host for a traveling show!  Seru, ya! Well, good luck for Patricia and Aldila!

 

Written by Steffi Santa
Photo Source:
Pribadi Artotel Jakarta, Zonaperempuan.com
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar