BERKENDARA SENDIRI, HERE ARE DRIVING TIPS FOR THE NEWBIE

September 13, 2017

BERKENDARA-SENDIRI-HERE-ARE-DRIVING-TIPS-FOR-THE-NEWBIE

 

Yeay! Orangtua kita baru aja ngizinin kita berangkat sekolah dengan kendaraan sendiri. Sekarang nggak perlu nunggu jemputan atau naik angkutan umum lagi. Berangkat juga bisa agak lebih siang karena kita yang nentuin sendiri jam berapa kita berangkat tanpa harus dikejer-kejer jemputan yang mau ngejemput anak lainnya.

 

 

Tapi, bawa kendaraan sendiri bukan berarti kita bebas sebebas-bebasnya lho. Tanggungjawab kita bahkan lebih besar karena kita harus menjaga diri sekaligus menjaga kendaraan kita. Selain itu, banyak rambu-rambu dan tata tertib lalu lintas yang perlu kita taati. Here are the tips buat kita seorang driver pemula!

  • Buat kita pengendara motor, jangan lupa bawa surat-surat kelengkapan dan helm buat menjaga keamanan diri. Buat kita yang belum punya Surat Izin Mengemudi (SIM), mending langsung diurus deh, karena selain untuk alesan keselamtan dan tanggungjawab warga negara yang baik, bisa jadi repot kalo kita ketilang dan ketauan nggak punya SIM.

 

BERKENDARA-SENDIRI-HERE-ARE-DRIVING-TIPS-FOR-THE-NEWBIE

 

  • Sama halnya dengan pengendara motor, pengendara mobil juga nggak boleh lupa bawa surat-surat kelengkapan dan pake sabuk pengaman. Selain biar nggak di-‘prit’ polisi, sabuk pengaman ini berguna buat keamanan diri kita sendiri kok.
  • Patuhi rambu-rambu dan peraturan lalu-lintas;
  1. Nyalain lampu sen tiap kita mau belok atau menepi,
  2. Lajur kanan itu digunakan untuk kendaraan yang mau cepet atau mendahului. Kalo kita mau santai apalagi berhenti, jangan gunakan lajur kanan pasti bakal bikin pengendara di belakang kita kesel setengah mati,
  3. Jangan berhenti atau ngerem mendadak,
  4. Berhenti di lampu merah, dan siap-siap jalan pas lampu berubah kuning, biar nggak makan banyak waktu karena baru mulai siap-siap jalan pas lampu udah hijau,
  5. Kalo mau belok kanan ambil lajur kanan, kalo mau belok kiri ambil lajur kiri. Jangan seenaknya belok ke kanan padahal awalnya kita berada di lajur kiri. Selain bikin kesel pengendara yang lain, hal ini juga berbahaya banget girls,
  6. Parkirlah di tempat yang disediakan. Jangan sembarangan naro kendaraan di pinggir jalan. Selain nggak aman, kendaraan kita juga bisa mengganggu pengguna jalan yang lain,
  7. Hindari menggunakan trotoar, jalur busway, atau bahu jalan dalam berkendara. Jalur-jalur ini dibuat khusus buat pejalan kaki, busway, dan kendaraan yang butuh penanganan khusus. Yuk, hargai hak mereka sebagai sesama pengguna jalan,
  8. Jangan lupa kasih jalan kalo ada orang yang mau nyebrang, terutama kalo mereka nyebrang di zebra cross. It’s their right to cross the road,
  9. Perhatiin jalur-jalur protokol, terutama di Jakarta. Perhatiin ketentuan ganjil-genap atau jalur-jalur khusus yang nggak boleh dilewatin motor,
  10. Mengemudi dengan lurus, jangan motong jalan sana-sini.

 

BERKENDARA-SENDIRI-HERE-ARE-DRIVING-TIPS-FOR-THE-NEWBIE

 

  • Bertanggungjawab di jalan, bukan berarti cuma bertanggungjawab atas diri dan kendaraan kita sendiri. Jalan raya itu bukan cuma kita penggunanya, keselamatan orang lain juga menjadi tanggung jawab kita. Kalo kita nyetirnya ugal-ugalan dan terjadi kecelakaan, bisa beresiko terhadap orang lain juga dan bukan hanya diri kita sendiri.
  • Be extra careful, kalo biasanya kita naik jemputan atau angkutan umum yang cuma tinggal naik-turun doang, sekarang kita perlu ngasih perhatian lebih ke kendaraan pribadi yang kita bawa. Jangan tinggalin kunci di dalam mobil atau bahkan masih menggantung di motor kita. Orang-orang yang tadinya nggak punya niat jahat bisa aja jadi kepikiran buat melakukan perbuatan jahat karena ada ‘kesempatan’ ini. Pertanyaannya adalah, apakah kita bisa ngelawan seandainya kita ditodong di tengah jalan karena bawa kendaraan mewah? Untuk mengantisipasi tindakan jahat orang lain, sebaiknya kita gunakan kendaraan ini seperlunya untuk pergi ke tujuan yang nggak terlalu jauh dan nggak terlalu malam.
  • Pergilah dengan sepengetahuan orang tua, karena kalo ada apa-apa, orang tua kita pasti jadi orang pertama yang harus tau keberadaan kita, entah itu karena ditilang atau kejadian yang nggak diinginkan lainnya.

 

 

 

Written by Kezia Maharani Sutikno
Photo Source:
berbagai sumber
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar