SIFAT "BITCHINESS" INI MESTI DIPUNYA SAMA SEMUA CEWEK

March 20, 2017

BITCHINESS-WE-MUST-POSSESS

 

Kita terlalu baik dan selalu merasa suka nggak enak nolak ajakan temen sendiri? Atau lebih sering mendahulukan kepentingan orang lain daripada diri sendiri? Itu nggak bagus buat kemajuan diri kita lho. We have to be bitchy sometimes. Hah? Tenang, 'bitchiness' yang Gogirl! maksud di sini lebih ke arah assertive yang positif. Sikap ini penting lho untuk kita punyai.

 

 

Sebagai makhluk sosial, kita pasti pengen diterima dalam sebuah kelompok. Apalagi seumuran kita gini, yang lagi butuh-butuhnya punya banyak teman. Dalam prosesnya, sering banget kita nganggep “aturan” yang ada dalam kelompok jauh lebih penting dibanding keinginan pribadi sendiri. Sering banget juga, karena perasaan nggak enak sama temen, kita jadi ngikutin “aturan” itu secara terpaksa walau, sebenernya nggak sesuai dengan hati dan otak kita.

Pada akhirnya kita jadi harus nahan perasaan supaya bisa lebih diterima, dibilang solider, dianggap ”asik” dan nggak terlihat bitchyPadahal nggak harus begitu lho. Yang namanya nahan perasaan kan nggak enak banget. Sebagai individu, kita juga bebas memilih. Kita harus bisa bersikap asertif. Kalo demi kebaikan diri sendiri kita harus bersikap bitchy, why not??

By the way, asertif adalah kemampuan mengekspresikan pikiran dan perasaan kita ke orang lain tanpa ngebuat orang itu tersinggung. Supaya nggak membuat tersinggung, pastinya harus dilakukan secara hati-hati, wajar dan nggak berlebihan. Nggak usah pake acara marah-marah, karena selain sound childish, kesopanan mencerminkan intelektualitas seseorang.

Bersikap asertif diperlukan ketika kita punya pikiran dan perasaan yang beda dengan lingkungan sekitar. Misalnya:

 

SAAT HARUS BILANG “NGGAK AH!”

Saat temen-temen ngajak “cabut” sekolah, padahal diem-diem ada mata pelajaran favorit kita hari itu. Atau saat diajak clubbing Jum’at-Sabtu-Minggu, tiga hari berturut-turut, padahal satu kali aja udah bikin kita nggak enak badan! Well, emang nggak gampang bilang NGGAK! Tapi jauh lebih baik daripada bilang IYA hanya karena merasa nggak enak. Berkata NGGAK, bukan selalu berarti dan berdampak negatif kok! Lagian perhatiin deh, those exists girls at school, pasti bukan tipe orang yang bakal bilang IYA secara pura-pura and it makes them look a bit bitchie, right?

 

SAAT HARUS MENGAMBIL KEPUTUSAN SULIT

Pas “ditembak” cowok baik dan sopan, tapi kitanya nggak suka, atau saat harus mengeluarkan anggota tim karena dia nggak disiplin dan bikin kerja tim jadi kacau. Saat itulah kita harus bersikap asertif demi kebaikan. Just remember, setiap keputusan pasti bakal ada yang pro dan kontra, jadi cuek aja! Biar nantinya orang ngeliat kalo kita udah bikin keputusan yang tepat. Bayangin kalo kita tetep jadian sama cowok tadi atau tetap mempertahankan anggota tim yang nggak disiplin! Berakibat buruk buat kita sendiri! That’s why jangan terlalu banyak ngedengerin omongan orang kalo kita mau maju.

 

SAAT MERASA NGGAK NYAMAN DENGAN SESUATU

Lagi nggak mood jadi bahan celaan temen-temen? Bilang aja “Guys, I’m not in the mood, ok?!jangan lupa senyuman lho! Atau sering nahan BT karena pacar punya kebiasaan buruk? Bilang aja terus terang kalo kebiasaannya itu bener-bener “mengganggu” kita. We are entitled to our own opinion! Lama-lama dipendam bikin capek hati kan? Nggak usah takut bakal berakhir ribut. Asal disampaikan dengan enak dan hati-hati, pasti mereka lebih mengenal dan mengerti kita juga lho. Atau, dari pada nahan BT terus, kita kan bisa belajar untuk ngebales semua celaan temen-temen kan?

 

SAAT HARUS MEMPERTAHANKAN HAK PRIBADI

Misalnya saat ada yang mau pinjem barang-barang kita, padahal kita sendiri juga butuh. Ada orang yang mau pinjem uang dengan alasan darurat, padahal kita lagi butuh-butuhnya buat beli keperluan pribadi. Atau sahabat kita mau pinjem buku catetan, padahal besoknya ujian dan kita juga harus belajar. Masa sih kita harus repot-repot cari pinjeman buku ke temen lain padahal kita sendiri punya? Bukannya pelit bukannya egois, but it’s about standing for our own right. Stop ngebela-belain orang lain dibanding diri sendiri! Kita jauh lebih berharga dari itu kok! Lagian, apa ada yang bisa dipersalahkan kalo uang kita sampai nggak balik, atau nilai ujian jelek karena baru belajar pagi-pagi sebelum pelajaran dimulai?!

Ternyata bersifat bitchy itu nggak selamanya negatif. Malah penting banget dan banyak manfaatnya. Selain supaya terhindar dari situasi yang nggak enak, kita harus asertif karena itu ngebantu kita menghargai diri sendiri. Dengan begitu kita jadi lebih mengenal dan jujur sama diri sendiri dan bisa lebih percaya diri. Asertif juga bisa ngebuat kita berani bersikap tegas. Selama nggak merugikan orang lain dan diri sendiri, being bitchy is not a crime.

 

 

Written by Ika Virginaputri, rewritten by Kartika Afriyani
Photo Source:
Shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar