BODY LANGUAGE INI TERNYATA CERMINAN KEPRIBADIAN KITA LHO

March 20, 2017

BODY-LANGUAGE-YANG-PERLU-KITA-KETAHUI

 

Body Language atau bahasa tubuh adalah cara kita berkomunikasi secara non-verbal. Bentuknya bisa lewat ekspresi wajah atau gerakan tubuh. Beberapa kali ahli komunikasi bilang, body language punya porsi paling besar daripada kata-kata atau intonasi suara dalam komunikasi. That’s why we have to read this, supaya komunikasi kita jadi lebih efektif.

 

 

MAKE YOUR “BIG” STEPS!

 

BODY-LANGUAGE-YANG-PERLU-KITA-KETAHUI

 

Believe it or not, gaya berjalan kita, “Speaks” a lot about who we are. Berjalan dengan badan membungkuk atau kaki diseret, bukan cuma nggak enak diliat, tapi juga mengesankan kalo kita adalah orang pemalas yang nggak punya semangat hidup.

Berjalan dengan kepala yang terus menunduk mengesankan kita adalah orang yang penakut, rendah diri atau lagi banyak masalah. Yang pasti, cara kita berjalan bisa menentukan sukses kita. so, jangan sepelekan gaya berjalan kita!

  • Berjalanlah dengan penuh semangat. Tegakkan pundak dan angkat dagu kita. Jaga pandangan supaya tetap lurus ke depan tapi tetep rileks supaya nggak kelihatan kayak robot. Kita bakal keliatan lebih pede dengan berjalan seperti ini.
  • Atur langkah. Jangan terlalu panjang dan jangan terlalu pendek. Yang penting, langkah kita harus tetap ringan, lepas dan natural. Dengan mengatur langkah, gaya berjalan akan terlihat rapih, nggak grasak-grusuk dan kita pasti akan terlihat lebih dewasa.
  • No over acting! “Memainkan” pinggul berlebihan dan tangan yang mengayun ke sana-sini? No, no, no! We are on the street, not a stage, hehe.

 

A GOOD LISTENER

 

BODY-LANGUAGE-YANG-PERLU-KITA-KETAHUI

 

Menjadi pendengar yang baik nggak cukup hanya dengan giving good advice. Kalo mata kita malah melihat ke arah lain atau sibuk ngerapiin rambut, sama aja kita nggak ngehargain lawan bicara (kecuali kalo kita ngobrol di telepon).

  • One thing for sure, jangan bertopang dagu atau menopang kepala saat kita sedang ngobrol dengan seseorang. Ini nunjukin kalo kita bosan dan nggak tertarik. Don’t do this, apalagi kalo lawan bicara kita adalah orang yang lebih tua atau kita lagi ngobrolin hal yang penting.
  • Ngobrol dengan posisi apa pun, baik duduk mau pun berdiri, pastiin kita ngasih tanda kalo kita nyimak pembicaraan. Jangan bersender malas-malasan sambil ngelipat kedua tangan di depan dada atau sibuk memainkan benda lain. Hargai lawan bicara dengan ngasih eye contact.
  • Jangan cuma natap lawan bicara tanpa ngerespon omongannya. Tunjukkin ke mereka that we are still alive and not bored to death. Sesekali anggukkan kepala sebagai tanda kalo kita mengerti apa yang dia maksud.
  • Hindari menyentuh hidung, mata, telinga, leher atau apa pun di bagian wajah saat ngobrol. Para ahli bilang, itu artinya negatif. Bisa jadi kita nggak percaya sama apa yang lawan bicara omongin atau bisa jadi kita sedang berbohong.

 

THE WAY WE STAND

 

BODY-LANGUAGE-YANG-PERLU-KITA-KETAHUI

 

Sering juga kita nggak notice cara kita berdiri. Saat lagi di pesta, lagi maju presentasi di depan kelas, atau bahkan saat di halte nungguin bis. Cara kita berdiri juga mengkomunikasikan keadaan kita saat itu. Berdiri dengan tangan di pinggang nunjukin kalo kita orang yang sangat dominan. Berdiri sambil terus meremas tangan sendiri, menandakan kita sedang khawatir akan sesuatu. Berdiri dengan kepala menunduk dan tangan di belakang menunjukkan kalo kita orang yang pemalu.

  • Berdirilah dengan tegak. Apa pun yang kita lakukan, tunjukkin kalo kita adalah orang yang pede dan selalu siap.
  • Jangan menyembunyikan tangan dengan melipatnya di dada or put them in your pocket. Kalo kita memegang sesuatu, cukup pegang dengan satu tangan and keep it to the side supaya nggak nutupin badan kita.
  • Usahakan tidak menyilangkan kaki. Keep them apart, oke?
  • Don’t forget to smile saat sedang berdiri menghadapi orang banyak kayak di kelas atau di pesta.

 

ABOUT HANDSHAKE

 

BODY-LANGUAGE-YANG-PERLU-KITA-KETAHUI

 

Walau cuma dilakukan beberapa detik, jangan juga sepelekan the power of shaking hands. Sebaiknya kita juga tau cara-cara bersalaman yang baik.

  • Jangan tekuk tangan kita saat bersalaman. Luruskan tangan supaya kita nggak dianggap”basa-basi”.
  • Lakukan dengan seluruh jari dan telapak tangan penuh. Jangan cuma bersalaman dengan tiga atau empat jari saja. Nggak sopan lho.
  • Jabat tangan dengan hangat. Seantusias apa pun kita dengan orang itu, lakukan dengan wajar dan singkat. Jangan terlalu semangat supaya orang yang kita ajak salaman itu nggak kesakitan, hehe. Tapi jangan juga terlalu pelan, bisa-bisa kita dibilang nggak niat salaman.
  • Tambah senyum tipis saat bersalaman, pasti kita akan keliatan lebih oke!
  • Yang terakhir, jangan lupa mengingat nama orang yang baru dikenal lewat berjabat tangan. Biasanya, karena kita konsen menyebutkan nama sendiri, sekeras apapun dia menyebutkan namanya, bisa “nggak kedengeran”!

 

 

Written by Ika Virginaputri, rewritten by Kartika Afriyani
Photo Source:
shutterstock, pexels
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar