FINANCIAL PLANNING FOR THE YOUNGSTERS

August 11, 2017

FINANCIAL-PLANNING-FOR-YOUNGSTERS

 

Uang jajan selalu habis entah buat apa? Pengen nabung tapi nggak pernah bisa? Yuk, belajar atur keuangan kita! Me-manage uang adalah skill yang harus kita pelajari sedini mungkin. Banyak kejadian, orang udah berusia di atas 30 tahun, punya penghasilan gede, tapi nggak tau gunanya buat apa.

 

 

Menurut Mbak Ligwina Hananto, financial planner, ada tiga fungsi uang, yaitu untuk belanja, ditabung, dan amal. Pembagiannya terserah sesuai kebutuhan, tapi minimal kita harus bisa nyisihin 10% dari penghasilan (uang saku) buat ditabung. Nah, setelah tau fungsi-fungsi uang, sekarang Gogirl! mau kasih beberapa poin penting nih about money management hasil ngobrol bareng mbak Wina. Baca dan praktekin ya!

 

THE PURPOSE OF SAVING

 

FINANCIAL-PLANNING-FOR-YOUNGSTERS

 

Setiap mau nabung, kita harus punya tujuan tertentu. Buat anak muda, tujuannya bisa berupa hal-hal simpel kayak beli gadget, nonton konser, atau liburan. Dengan punya tujuan yang jelas dan menarik, kita bakal jadi lebih semangat dan konsisten nabung. “Kalo emang suka shopping, ya udah nabung aja misalnya Rp100 ribu per bulan. Nanti lima bulan kemudian pas ada sale, nggak apa-apa dihabisin aja itu Rp500 ribu. Kita udah nunggu lima bulan, kita berhak pake uangnya,” terang mbak Wina. Dengan begini, selain belajar menikmati uang, kita juga sekaligus belajar self-control. Efeknya bsia sampe ke pembentukan karakter lho! Ketika nanti ada temen yang ngajakin ngerokok misalnya, kita bisa ngendaliin diri dan nggak mudah terpengaruh. Nah, nanti kalo udah kerja dan punya penghasilan sendiri, baru deh kita bikin tujuan yang lebih penting. Dua tujuan penting yang harus kita siapin begitu berpenghasilan adalah dana menikah dan beli rumah. Boleh-boleh aja sih kalo kita udah mau mikirin dua tujuan penting itu dari jauh-jauh hari. Tapi nabung buat nikah dan beli rumah itu butuh komitmen tingkat tinggi, jadi nggak semua remaja siap ngejalaninnya.

 

WATCH YOUR LIFESTYLE!

Salah satu faktor yang berpengaruh banget dalam manage uang adalah gaya hidup kita. Pas lagi jalan ke mall pake tas seharga Rp3 juta misalnya, kita harus bertanya ke diri sendiri, sebenernya kita pantes nggak sih pake tas ini? Mungkin orang tua kita emang mampu, tapi kita yang belum berpenghasilan ini sanggup nggak sih beli tas ini? Bukannya nggak boleh pake barang mahal, tapi kita harus belajar mengapresiasi uang dan proses ngedapetinnya. Biasain nabung dari uang saku buat beli tas, sepatu, atau  baju sendiri.

“Kalo nggak bisa mengapresiasi uang, mau penghasilan kita sebanyak apapun, uang akan pergi dengan sangat cepat. Easy come, easy go,” jelas Mbak Wina. Terus kalo ada sepatu lucu yang kita taksir, tapi uang kita nggak cukup, gimana? Kalo mau nabung dulu sampe uangnya kekumpul, takutnya sepatunya udah nggak ada. Tapi ya mau gimana lagi, we don’t have the money right now. Mau ngutang ke Mama? Masa iya penampilan keren tapi sepatu masih ngutang? Dengan begini kita jadi bisa lebih ngehargai uang dan nggak memakainya secara sembarangan.

 

SHOPPING ACCOUNT, NEED IT OR NOT?

 

FINANCIAL-PLANNING-FOR-YOUNGSTERS

 

Are you a shopaholic? Boleh kok bikin tabungan khusus buat shopping. Tiap bulannya, kita bisa bikin anggaran pemasukkan dan pengeluaran. Uang saku dari orang tua bisa kita pecah ke beberapa pos, misalnya transportasi, makan, entertainment, shopping, and saving. Let’s say, tiap bulan jatah shopping kita Rp300 ribu. Walaupun udah ada jatah bulanannya, tapi nggak masalah kok kalo di pos saving kita juga punya tabungan khusus buat shopping. Tiap bulannya kita isi Rp200 ribu misalnya. Pengen duit cepet kekumpul? Jatah bulanan yang Rp300 ribu tadi bisa juga kita tabung ke rekening ini. Nah, uang di rekening shopping ini boleh kita belanjain kapan aja, asal, pas rekening itu abis ya kita nggak boleh belanja lagi. Dengan begini, anggaran belanja jadi lebih terkontrol.

 

YOUNG INVESTOR

Walaupun masih muda, tapi banyak juga nih di antara kita yang pengen mulai berinvestasi. Nggak masalah asal tujuannya jelas. Buat tujuan jangka pendek kayak liburan tahun depan, ya nggak perlu investasi. Tapi untuk tujuan jangka panjang kayak beli rumah, investasi yang bisa kita lakukan sekarang adalah beli emas. “Beli mas itu paling mudah. All you have to do is ke toko emas, bayar, kantongin, selesai,” ujar Mbak Wina. For your information, kenaikan harga emas dalam lima tahun terakhir mencapai 30% per tahun lho! Sebagai gambaran, harga emas sekarang per gramnya Rp530 ribu. Dengan nabung sekitar Rp500 ribu aja per bulan, dalam setahun kita bisa belie mas batangan 10 gram untuk investasi. Selain itu, investasi lain yang cukup menguntungkan sebenarnya adalah Reksadana. Tapi syarat Reksadana ini harus punya NPWP, jadi jenis investasi ini belum bisa kita lakukan.

 

HOW TO HAVE MY OWN CAR BY AGE 24?

Gogirl! sempet nanya ke Mbak Wina, kalo umur kita sekarang 17 dan pengen punya mobil sendiri di umur 24, gimana caranya ya? Setelah diitung-itung sama Mbak Wina, ternyata kita malah udah bisa beli mobil sendiri di umur 22! Misal harga mobil Rp100 juta, kita harus punya uang Rp30 juta buat bayar DP. Dengan nabung Rp500 ribu per bulan, dalam lima tahun kita udah punya Rp30 juta buat bayar DP mobil. Yeay!

 

 

Written by Starin Sani, rewritten by Kezia Maharani Sutikno
Photo Source:
Berbagai sumber
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar