MITOS DAN FAKTA SOAL KENAPA COWOK DAN CEWEK ITU BERBEDA

April 20, 2017

INI-ALASAN-KENAPA-COWOK-DAN-CEWEK-ITU-BERBEDA

 

Men are from Mars and women are from Venus. Itu yang sering orang bilang buat menggambarkan begitu bedanya kita dengan para cowok. Hmmm, apa iya mereka se-alien itu buat kita dan kita se-alien itu buat mereka? Untuk bisa ngejawab pertanyaan itu, kita harus bisa ngertiin cowok. Dan untuk bisa ngertiin cowok, baca dulu yang ini.

 

 

MYTH: Saat cewek lebih dikuasain perasaan, cowok lebih dikuasai pemikiran. Bahasa gampangnya: cowok lebih rasional daripada cewek!
FACT: Kenapa cowok bisa begitu? Blame their brain! Katanya nih, di dalam otak cowok, koneksi yang menghubungkan antara otak kiri (tempat semua hal-hal yang logis) dengan otak kanan (tempat untuk emosi dan perasaannya), ukurannya lebih kecil daripada penghubung di otak kita para cewek. Jadinya, agak susah buat cowok untuk mengakses perasaan mereka sendiri. Tapi.. ada juga cowok yang mengakui kalo sebenernya itu cuma mitos karena baik cewek maupun cowok, dua-duanya adalah makhluk emosional, ya namanya juga manusia ya. Cuma aja, saat cewek lebih ngedepanin perasaan mereka saat emosi, cowok lebih bisa mengendalikannya dengan berusaha nyari alasan selogis mungkin untuk menangin ego mereka. Aha! So, actually men are the biggest form of ego nggak sih? So girls, next time we have a fight with them, use our logic!

 

MYTH: Boys don’t wear pink and don’t care about fashion.
FACT: Yang ini ada benernya juga sih. Kebanyakan cowok emang hanya suka sama warna netral kayak hitam, coklat, biru, atau abu-abu. Nggak tau kenapa, a manly man pantang banget pake warna-warna cerah kayak kuning, merah apalagi pink. (sorry nih buat cowok yang suka pake pink). Tapi kalo mereka nggak peduli fashion, itu nggak bener. Tanya deh sama pacar kita, berapa lama dia nyiapin baju malem mingguannya? Mereka bisa bongkar pasang sampe 10 kali, just like us! Bedanya, keinginan belanja mereka kecil. Daripada beli baju, cowok lebih rela ngeluarin uangnya buat hal-hal lain.

 

MYTH: Boys don’t cry.
FACT: You know what? They do cry! Cuma aja nggak di depan orang-orang. Makanya kita jarang banget ngeliat cowok nangis. Mereka cuma nangis saat lagi sendiri atau lagi sama orang yang paling dipercaya. Biasanya mereka nangis karena ngadepin masalah yang berat banget dan nggak bisa dilampiaskan dengan kata-kata atau marah-marah. Misalnya pas lagi kehilangan sesuatu yang penting banget buat dia, entah itu cewek, pekerjaan, atau cita-citanya. Walau nggak menyelesaikan masalah, sama kayak kita, nangis juga bikin mereka lebih lega. Jadi sebenernya cowok adalah makhluk rapuh juga. Walaupun ajaran masa kecil untuk jadi nggak cengeng masih kuat berakar di diri setiap cowok, deep down inside their heart, mereka bisa ngerasa insecure dan powerless. Terkadang mereka juga takut nggak bisa bertindak as manly as they should beOh iya, kalo seorang cowok bisa mencurahkan perasaannya ke kita sampe nangis (tapi bukan air mata buaya lho), tandanya dia percaya 100% sama kita!

 

 INI-ALASAN-KENAPA-COWOK-DAN-CEWEK-ITU-BERBEDA

 

MYTH: Boys are rude.
FACT: Hormon testosteron menghasilkan energi mental dan fisik, serta meningkatkan kekuatan tulang dan otot. Nah, cowok punya lebih banyak hormon yang satu itu, makanya mereka cenderung physically stronger and more aggressive. Itu yang ngebuat mereka terlihat kasar. Olahraga “brutal” atau bercandaan fisik kayak tendang-tendangan atau lempar-lemparan barang sih udah biasa buat mereka. Cuma ada satu hal yang bisa “menjinakkan” kekerasan mereka, yaitu cewek. Mereka ngaku bisa berubah 180 derajat jadi super lembut dan manis saat berpendapat dengan cewek yang dia suka.

 

MYTH: Boys are insentitive and less initiative.
FACT: “Kenapa sih dia nggak bisa ngertiin gue?!” , “kenapa sih dia nggak pernah mau tau perasaan gue?!”. Kalimat-kalimat kayak gini sering keluar dari mulut cewek buat cowoknya. Well, the answer is because, once more, they are emotionally clueless. Soal perasaannya sendiri aja mereka masih sering nggak tau harus gimana, apalagi soal perasaan orang lain?

Oh iya, kabarnya lagi nih, menurut beberapa penelitian, waktu masih dalam kandungan sang mama, ukuran otak kanan cowok mengecil sehingga jadi nggak seimbang dengan otak kiri mereka. Hal itu ngebuat mereka jadi kurang bisa menikmati keindahan dan detail. Ini bukan mereka cuma bisa ngeliat apa yang mata mereka lihat dan hampir nggak bisa nangkep maksud-maksud tersembunyi. Ada juga sebuah penelitian yang bilang kalo cowok-cowok sering banget salah mengartikan bahasa-bahasa non-verbal seperti gerak-gerik cewek, body language, ekspresi muka atau nada bicara. Jadi, boys not really into a mind reader honey. We better tell them directly what we mean to them.

 

 

Written by Ika Virginaputri, rewritten by Kartika Afriyani
Photo Source:
shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar