KATA ORANG REMAJA SEKARANG NGGAK PUNYA ETIKA. BENER NGGAK YA?

June 19, 2017

USE-YOUR-ETHICS

 

Suka sebel nggak sih kalo ngeliat orang yang nggak mau antri, temen yang suka ‘nyablak’ kalo ngomong, atau sepupu yang tiba-tiba ke rumah terus make baju kita tanpa bilang-bilang? Yup. Etika. Walau zaman udah modern, bukan berarti kata yang satu ini boleh dilupain begitu aja. Kalo kita hidup tanpa etika nggak kebayang deh bakal jadi apa kehidupan ini.

 

 

PENTINGNYA ETIKET

“If you treat people right, they will treat you right...” (Franklin D. Roosevelt).

Sering ngerasa bingung harus berbuat apa ketika berada di lingkungan baru? Atau sering disebelin orang tanpa kita tau salahnya di mana? Hmmm...jangan-jangan ada yang salah sama sikap kita. Atau mungkin kita bener-bener nggak ngerti caranya bersopan-santun sama orang lain?! Bukan masalah sepele lho. Kita kan mahluk sosial, maka itu, di manapun dan kapanpun, etiket perlu diperhatikan. Nah, biar kita jadi generasi yang maju dan kritis tapi tetep beretika, perhatiin deh beberapa poin etika berikut ini...

 

ETIKA BERTEMAN

 

USE-YOUR-ETHICS

 

  1. Saat papasan dengan orang lain yang nggak terlalu dekat, hindari aksi pura-pura nggak lihat. Cuma bilang “hai” atau senyum aja nggak akan ngejatuhin gengsi kok.
  2. Teman yang baik bukan cuma ada di saat senang aja. Di saat teman lagi susah, beri bantuan semampu kita.
  3. Kalo udah ada janji dengan teman-teman, jangan membatalkan last minute, apalagi untuk hal yang kurang penting.
  4. Kasih tau kalo temen ngelakuin kesalahan yang nggak dia sadari. Jangan didiemin aja.
  5. Jaga balance antara yang didengarkan dan mendengarkan. Don’t act superior toward your friend karena kalian dalam posisi sejajar. Dengarkan pendapat ia sesimpel mau makan di mana malem minggu ini.
  6. Never ever, pacaran dengan mantannya teman, tanpa ngasih tau sebelumnya ke temen tersebut. Apalagiiiii.... “pacaran” dengan pacar temen sendiri. That’s intolerable!
  7. If you’re inspired by one of your friends, tell her. Jangan lalu meng-copy dirinya tapi nggak mau mengakui alias being a copycat.
  8. Keep her secret and don’t talk bad behind her back (ini termasuk ngomongin teman di internet).
  9. Jangan nyembunyiin sesuatu yang harusnya ia ketahui. Misalnya kita melihat pacarnya jalan dengan cewek lain atau ia kurang cocok pake celana motif tie dye
  10. Waktu teman dapet prestasi atau tampil lebih cantik dari biasanya, puji dia. This will boost her self esteem.
  11. Kalo teman berhutang uang atau barang dan belum juga ngembaliin, nggak papa kok ditagih. Daripada kita bersungut-sungut sama orang lain dan kapok minjemin dia lagi. Kadang orang cuma perlu “diingetin” sekali dua kali. Nah, kalo kita yang meminjam barang teman, jangan lupa dibalikin.
  12. Sedekat apapun kita dengannya, jangan membuka-buka tas, dompet, hp, email, akun facebook/twitternya tanpa seizin pemilik.
  13. Jangan posting foto-foto yang mempermalukan teman di internet dalam bentuk apapun.

 

ETIKA DENGAN ORANG YANG LEBIH TUA

 

USE-YOUR-ETHICS

 

  1. Pada orang yang lebih tua, kita wajib menyapa duluan. Misalnya waktu main ke rumah teman, usahakan menyapa orangtuanya terlebih dulu sebelum melakukan kegiatan apapun.
  2. Kesopanan harus dijaga di depan orang yang lebih tua. Hindari bicara kasar (walau bukan ditujukan ke mereka sekalipun) atau mengangkat kaki ke meja atau kursi.
  3. Waktu dinasihati/ diajak bicara sama orang yang lebih tua, jangan memototong pembicaraannya. Kalo udah selesai, baru deh kita boleh membela diri. Jangan juga bersikap kayak nggak ngedengerin. We know sometimes they sounds so “old school”, tapi kendalikan diri dan cari inti dari nasihat mereka.
  4. Kalo ngeliat orang yang lebih tua lagi bekerja yang sifatnya fisik (sesimpel mencuci piring), tawarkan bantuan dengan sedikit memaksa. Berlaku juga untuk tempat duduk di kendaraan umum tentunya.
  5. Hindari memakai baju sexy di depan orang lebih tua. For us, a bodycon skirt is just a harmless trend, tapi nggak untuk beberapa generasi orang tua.
  6. Sesuaikan etiket dengan budaya yang berlaku di rumah tertentu. Misalnya keluarga pacar punya kebiassaan cium tangan orang yang lebih tua atau cukup dengan jabat tangan saja.

 

ETIKA BEKERJA/ BERORGANISASI

 

USE-YOUR-ETHICS

 

  1. Apapun posisimu dalam sebuah organisasi/ perusahaan jangan lupa ngomong “tolong” dan “terima kasih” sama siapapun yang kita mintai bantuan.
  2. Dalam rapat atau diskusi, jangan memotong pendapat orang lain. Tunggu sampe tiba waktu tanya-jawab. Giliran kita yang kena kritik, jangan langsung ngambek atau keluar dari ruangan. Perbedaan pendapat itu biasa, kalo emang harus berdebat, lakukan dengan kepala dingin.
  3. Bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang dibebankan ke kita. Kalo nggak beres, jangan menyalah-nyalahkan orang lain atau keadaan. Akui kesalahan dan berusaha lebih baik lagi di lain kesempatan.
  4. Power tends to corrupt. Maka itu jaga diri dari hal-hal yang paling kecil. Kayak nggak pake fasilitas kantor/ organisasi untuk kepentingan pribadi. Apalagi sampe menggelapkan uang sponsor untuk event.
  5. Nggak perlu banyak terlibat dalam office politics. Bekerja aja sebagaik mungkin untuk hasil yang terbaik. Dan pastikan atasan kita melihat kerja kerasmu itu.
  6. Jalani peraturan perusahaan/ organisasi tanpa kompromi. Kalo melanggar, terima konsekuensinya tanpa ngedumel. Kalo ada peraturan yang terasa mengganggu kinerja kerja, ungkapkan dengan sistematis di saat yang tepat.

 

3 PRINSIP ETIKET

Menurut Ibu Mien R. Uno dalam bukunya Etiket Untuk Remaja, pada dasarnya prinsip-prinsip beretiket selalu tetap, bersifat universal dan berlaku untuk semua orang, yaitu:

1. Respect.Hargai orang lain apa adanya. Nggak peduli seberapapun berbedanya dia dengan kita. Tunjukan kalo kita bisa menghargai orang dengan segala kelebihan, kekurangan, persamaan dan perbedaan yang ada. Dengan bersikap respek sama orang, orang lain juga bakalan respek sama kita.

2. Empathy. Coba tempatkan dirimu di posisi orang lain. Jadi sebelum kita bicara atau melakukan sesuatu, pikirkan dulu efeknya terhadap orang lain. Gimana kalo kita sendiri yang digosipkan? Atau gimana kalo kita terpeleset lalu diketawain satu kantin? Nggak enak kan? Belajar berempati ini penting, karena kita bisa tau apa yang orang lain rasain saat mendapat perlakuan negatif darimu.

3. Honesty. Jujur di sini lebih dari sekedar kita nggak berkata bohong maksudnya kita harus bisa melakukan dan mengucapkan kebenaran sekalipun itu menyakitkan, kalo emang terasa sulit, carilah cara yang paling positif buat mengungkapkannya.

 

 

Written by Winny witana, rewritten by Ayudya Annisa
Photo Source:
shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar