DITOLAK NGGAK SELAMANYA NGGAK ENAK. YUK BELAJAR ILMUNYA!

September 13, 2017

YUK-BELAJAR-UNTUK-DITOLAK

 

"There is only one way to avoid criticism: do nothing, say nothing, and be nothing." ~Aristotle. Kalo ada kekuatan super yang bisa kita pilih, kamu mau jadi apa nih girls? Bisa terbang? atau baca pikiran? Tapi ada lho salah satu kekuatan super yang kita bisa pelajarin dan berguna banget untuk kehidupan kita. Kekuatan super tersebut adalah nggak takut untuk ditolak.

 

 

Duh, siapa sih yang mau ditolak tapi ya namanya hidup pasti ada namanya penolakan. Dengan belajar untuk nerima penolakan, kita bisa bikin kesempatan-kesempatan yang kita pikir nggak ada. Salah satu orang yang berhasil buktiin kalo belajar nerima penolakan bakal bikin hidup kita lebih baik adalah entrepreneur Jia Jiang.

Ia ngelakuin serangkaian eksperimen selama 100 hari ngelakuin hal-hal yang ia takut lakuin dari mulai yang nggak penting seperti minta refill makanan sampe minta orang asing untuk bantuin ia nanem pohon. Dari 100 hari ini, Jiang ternyata nggak cuma dapetin penolakan tapi juga dapet yes dan malah ngebuka pintu kesempatan yang luas banget. Dari eksperimen ini, ada empat hal penting yang akan kita dapetin ketika kita mulai terbiasa menerima penolakan.

 

1. KITA BISA MENGUBAH "NO" MENJADI "YES"

Jiang bilang kalo kebanyakan orang akan bilang TIDAK karena mereka nggak punya cukup informasi, atau karena mereka merasa berisiko jika mereka mengatakan ya. Cara terbaik untuk mengubah No ke Yes adalah dengan pertanyaan “kenapa.” Ketika kita bertanya "mengapa," kita memberi orang tersebut kesempatan untuk mengutarakan alasan dari permintaan kita yang membuat mereka tidak nyaman. Biasanya orang akan berlindung di balik jawaban No ketika orang tersebut tidak memiliki semua informasi yang mereka butuhkan untuk melangkah maju. Jadi kalo kita minta sesuatu dan orang tersebut bilang nggak ke kita, coba tanya kenapa. Mungkin aja dengan penjelasan yang kita kasih, orang tersebut bisa berubah bilang yes.

 

2. EMPATI ADALAH MATA UANG DUNIA 

Salah satu tantangan yang Jiang lakuin adalah meminta Starbucks untuk ngasih dia pekerjaan sebagai penyambut tamu. Tentu aja permintaan Jiang ini dianggap aneh dan manajer toko langsung curiga. Menyadari hal tersebut, Jiang mencoba menempatkan dirinya di posisi Manajer Starbucks dan berkata, “Aneh ya?" Dan bener aja, si manajer akhirnya bisa satu level sama Jiang. Walopun awalnya skeptis, si manajer tau niat Jiang bukan untuk macem-macem dan akhirnya ngasih Jiang pekerjaan sebagai penyambut tamu.

 

3. KETEKUNAN BISA MENGUBAH NO MENJADI YES

Salah satu cita-cita Jiang adalah jadi pengajar tapi ia yakin kalo cita-cita ini nggak akan kesampean karena dia bukan guru bersertifikat dan nggak punya pengalaman mengajar. Tapi, ia akhirnya mengumpulkan keberanian untuk dekatin seorang profesor di University of Texas. Usaha yang pertama ditolak tapi dia tetap gigih sama cita-citanya, dan akhirnya sang profesor memberinya waktu di kelasnya. Di sini, kita bisa belajar untuk ga pernah takut untuk meminta. Kerja keras itu penting, tapi kita juga perlu belajar untuk meminta apa yang kita butuhin dan inginin. Kalo kita minta dengan orang yang tepat, siapa tau permintaan tersebut bisa jadi kenyataan.

 

4. BELAJAR BERDAMAI DENGAN PENOLAKAN

Siapa sih yang pengen ngerasain sakitnya ditolak. Tapi Jiang bilang semakin dilatih, kita ngembangin superpower untuk bisa kebal terhadap penolakan. Sepanjang eksperimennya untuk membuat dirinya tidak peka terhadap rasa sakit karena penolakan, Jiang bilang bahwa bukan penolakan yang menyebabkannya sakit.

Yang bikin kita ngerasain sakit ketika ditolak adalah kita menganggap penolakan ini sebagai definisi diri kita. Ketika kita nggak diterima di sekolah favorit, kita pasti nganggep penolakan ini sebagai bukti kalo kita nggak cukup pintar. Ketika ditolak gebetan, kita pasti ngerasa nggak cukup menarik. Nah, hindarin pikiran-pikiran seperti ini. Penolakan bukan jadi ukuran tentang diri kita. Semakin cepet kita berdamai dan belajar untuk ditolak, semakin banyak kesempatan yang bisa kita buka.

Menurut Jiang, kalo kita bakal ditolak, biarkan dunia yang melakukannya, bukan diri kita sendiri. Ia juga bilang kalo penolakan itu cuma masalah angka karena di antara permintaan kita, pasti ada yang jawabannya yes.

 

 

Written by Tatu Hutami (Gogirl! Apprentice)
Photo Source:
shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar